Wisata Pantai Pangi Yang Cocok Saat Liburan Keluarga

Wisata Pantai Pangi Yang Cocok Saat Liburan Keluarga
Wisata Pantai Pangi Yang Cocok Saat Liburan Keluarga

Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk memulai aktifitas dengan penuh semangat. Agar aktiftas tidak menjenuhkan, tidak ada salahnya untuk sejenak melakukan wisata yang bikin otak menjadi adem. Pantai adalah salah satu tempat yang bisa menjadi favorit untuk refreshing. Ngomongin wisata, terdapat tempat wisata pantai di Blitar yang sangat rekomendasi bagi yang suka bepergian ke Pantai. Namanya adalah Pantai Pangi Blitar.

Baca SelengkapnyaWisata Pantai Pangi Yang Cocok Saat Liburan Keluarga

Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam

Halo semua, kali ini judulnya cerita fabel bergambar : Hutan Huhusa Menghitam yang bercerita tentang Robert Tikus, Rosi Tupai dan Kaci Kancil, bakalan seru loh ceritanya dan ada pesan baik untuk teman-teman semua. Yuk langsung kita baca!

Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam
Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam

Baca SelengkapnyaCerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam

Cerita Fabel Gajah : Gagi dan Kehebatannya

Halo semua, kali ini judulnya cerita fabel gajah : Gagi dan Kehebatannya yang tokoh utamanya adalah Gagi Gajah. bakalan seru loh ceritanya dan ada pesan baik untuk teman-teman semua. Yuk langsung kita baca!

Cerita Fabel Gajah : Gagi dan Kehebatannya

Pada suatu pagi yang cerah di tengah hutan belantara, Foti Monyet dan Joo Kelinci bermain tebak-tebakan. Ada tiga tempurung kelapa di atas bekas tebangan pohon yang dijadikan meja oleh mereka. Di salah satu tempurung itu, Foti menyembunyikan batunya.

“Yang mana, ya?” Joo Kelinci mengira­ngira, di tempurung mana batu itu berada.

Tiba-tiba, Gagi Gajah datang. Gagi menyuruh Foti dan Joo untuk berhenti bermain.

“Aku mau tanya. Di antara kalian, siapa yang paling hebat?” tanya Gagi Gajah.

Foti dan Joo tidak menjawab.

“Tentu yang paling hebat adalah aku, Gagi Gajah,” sahut Gagi Gajah yang terlihat bangga sambil menepuk dadanya dengan belalainya.

“Kenapa kamu merasa bahwa kamu yang paling hebat, Gagi?” tanya Foti.

“Lihat ini!”

Gagi menunjukkan kehebatannya. Ia mengangkat batang pohon besar dengan belalainya, kemudian menaikturunkan ba­tang pohon itu. Foti Monyet dan Joo Kelinci hanya diam. Mereka tidak menanggapi ucapan Gagi.

Gagi memang hewan tersombong di hutan belantara. Gara-gara tubuhnya yang besar dan kuat, dia sering meremehkan hewan lain. Dia menganggap dirinya paling istimewa.

“Ini baru kehebatan belalaiku, belum semuanya,” kata Gagi.

Gagi Gajah melanjutkan aksi kehe­batannya. Dengan gadingnya yang kuat, Gagi menggali tanah. Wow! Dari lubang yang digali Gagi, keluar mata air.

“Lihat kekuatan tubuhku!” seru Gagi.

Tubuh besar dan kuat Gagi menubruk pelan pohon apel. Bruk! Bruk! Bruk! Apel­-apel jatuh ke tanah. Gagi tertawa puas. Dia mengambil apel-apel itu dan memakan semuanya.

“Apa kalian bisa melakukan semua yang aku lakukan tadi? Tentu tidak. Kalian tidak sehebat aku,” ucap Gagi lagi.

Baca juga:
Anak-Anak Nyonya Desi Bebek
Belajar Rasi Bintang
Balon Meletus

“Tetapi, apa kamu bisa memanjat sepertiku?” tanya Foti Monyet.

Foti lantas memanjat pohon apel dan memetik apel. Beberapa apel dia lemparkan ke bawah dan ditangkap Joo Kelinci. Ya, Foti memang memetik apel itu untuk Joo Kelinci.

Joo Kelinci memakan apel pemberian Foti Monyet. “Hmm, manis sekali apelnya. Terima kasih, Foti.”

“Sama-sama, Joo,” jawab Foti, lalu beralih ke Gagi. “Aku bisa mengambil apel yang manis tanpa menubruk pohon ini dan membuat buah yang belum matang jatuh sepertimu tadi.”

Gagi Gajah tidak bisa menjawab. Ia membayangkan dirinya memanjat pohon. Pohon itu pasti seketika ambruk, bahkan sampai ke akar-akarnya. Gagi Gajah tidak mungkin bisa memanjat dengan tubuh sebesar ini.

Foti Monyet turun dart atas pohon. “Apa kamu bisa melompat seperti kami?”

Foti Monyet dan Joo Kelinci melompat. Joo Kelinci bahkan bisa melompat dengan tinggi.

“Kamu juga tidak bisa melompat, Gagi. Kakimu tidak bisa ditekuk. Makanya, ketika kite bermain lompat tali, kamu hanya bisa duduk diam,” kata Joo Kelinci.

“Aku tidak bisa melakukannya. Aku tidak bisa melompat.” Gagi mengakui keku­rangannya.

Ah! Melompat itu hal kecil, tetapi Gagi tidak bisa melakukannya. Gagi merasa sangat malu sekarang. Dia kini sadar bahwa semua hewan punya keistimewaannya masing-masing yang tidak bisa dilakukan oLeh hewan lain.

Pesan Moral : Semua orang memiliki keistimewaan masing-masing. Jadi, kita harus saling menghargai, ya.

Selain Cerita Fabel Gajah : Gagi dan Kehebatannya, baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/.

Cerita Fabel Kelinci : Diikuti Awan

Halo semua, kali ini judulnya cerita fabel kelinci : Diikuti Awan yang bercerita tentang Somi Kelinci. bakalan seru loh ceritanya dan ada pesan baik untuk teman-teman semua. Yuk langsung kita baca!

Cerita Fabel Kelinci : Diikuti Awan

Cerita Fabel Kelinci : Diikuti Awan
Cerita Fabel Kelinci : Diikuti Awan

Ada awan putih yang mengikuti Somi Kelinci. Awan itu menghalangi terik matahari, sehingga jalan Somi jadi lebih teduh. Somi menyukainya. Tetapi, dia penasaran, kenapa awan itu mengikutinya?

“Apa kau mau mengikutiku sampai ke rumah Kakek Gord Kelinci, Awan?” tanya Somi Kelinci seraya mendongak ke atas.

“Aku tidak mengikutimu. Aku memang mau ke bukit itu. Ya, di bukit itu memang ada rumah Kakek Gord,” jawab Awan.

Somi tidak percaya dengan jawaban Awan. Sebab Somi menyadari bahwa dari rumahnya sampai pertengahan jalan ke rumah Kakek Gord ini, Awan terus mengi­kutinya.

“Jujur saja, Awan. Kenapa kamu mengi­kutiku?” desak Somi.

“Aku sudah bilang, aku tidak mengi­kutimu. Lebih baik aku mendahuluimu saja. Sampai jumpa,” ucap Awan.

Awan itu pun terbang mendahului Somi Kelinci. Namun, Somi Kelinci segera mengejarnya.

“Tolong, jangan pergi! Nanti aku ke­panasan. Baiklah, kamu tidak mengikutiku Kita berjalan bersama-sama saja,” bujuk Somi.

Baca juga:
Bero Beruang Penyuka Rasberi
Kedai Cokelat Tuan Grey
Bunga Kolam
Bulu Cantik Koli Ayam

“Tetapi, kamu bau. Jangan-jangan kamu belum mandi?” tanya Awan dengan penuh selidik.

“Aku sudah mandi kemarin,” jawab Somi dengan berbohong.

Somi Kelinci memang paling malas mandi. Dia bisa mandi tiga hari satu kali. Dia tidak peduli akan bau tubuhnya yang tidak enak. Dia juga jarang ganti baju.

“Kasihan Kakek Gord jika kamu datang. Hidungnya pasti tersiksa dengan baumu,” kata Awan.

“Ah, kamu terlalu berlebihan. Kakek Gord pasti sangat suka jika cucu kesayangannya datang,” sanggah Somi.

“Tetapi, lebih baik kamu mandi dulu. Itu, di sana ada sungai,” saran Awan.

Namun, Somi melewati sungai begitu saja. Dia masih malas mandi. Lagi pula, air sungai itu sangat dingin.

“Kenapa tubuhmu menjadi lebih besar, Awan?” tanya Somi, mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Karena kita sudah hampir sampai di pegunungan. Makin tinggi tempat kita, tekanan udara juga makin tinggi, sehingga tubuhku akan menjadi makin lebar dan besar,” jelas Awan.

“lya. Kita memang hampir sampai di rumah Kakek Gord. Huh! Hawanya mulai dingin. Untunglah, tadi aku tidak jadi mandi di sungai,” ucap Somi.

Tak lama kemudian, Awan menjadi lebih gelap. Olala, tiba-tiba ia mengeluarkan hujan dan membasahi tubuh Somi.

“Apa yang kamu lakukan, Awan? Dingin sekali!” teriak Somi.

“Aku sudah sampai di tujuanku. Di bukit ini, aku memang harus menurunkan hujan untuk bumi, dan juga agar kamu mandi,” jawab Awan.

“Ah, dingin sekali!” Somi Kelinci berlari menuju rumah Kakek Gord.

“Kau harus rajin mandi, Somi. Kalau tidak, akan ada awan yang mengikutimu, lalu kamu akan mandi air hujan yang dingin! Hahaha!” teriak Awan dengan keras sampai terdengar oleh Somi.

Somi menggeleng keras. “Aku tidak mau!”

Somi berlari makin kencang menuju rumah Kakek Gord. Dia tidak mau ada awan yang mengikutinya lagi. Dia harus rajin mandi, katanya dalam hati.

Pesan Moral : Tidak boleh banyak alasan. Kamu harus rajin mandi agar tidak bau.

Selain Cerita Fabel Kelinci : Diikuti Awan, baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/ .

Cerita Fabel Hewan Rubah : Kedai Cokelat Tuan Grey

Halo semua, kali ini judulnya cerita fabel hewan rubah : Kedai Cokelat Tuan Grey yang bercerita tentang Grey Rubah, Weli Rubah dan Foci Sapi. bakalan seru loh ceritanya dan ada pesan baik untuk teman semua. Yuk langsung kita baca!

Cerita Fabel Hewan Rubah : Kedai Cokelat Tuan Grey

Cokelat panas di kedai kopi Tuan Grey Rubah memang terkenal lezat. Buktinya, banyak hewan yang rela mengantre. Lihat saja antrean panjang di depan kedai itu. Antreannya seperti ular naga. Di tengah antrean itu, tampak Weli Rubah dan Foci Sapi ikut mengantre.

“Weli, kamu, ‘kan, keponakan Tuan Grey?” tanya Foci sambil mempererat jaketnya karena udara sore itu cukup dingin.

“Terus kenapa?” tanya Weli yang tidak mengerti.

“Kamu harusnya mendapatkan pe­layanan istimewa dan tidak usah mengantre panjang seperti ini,” ujar Foci. Foci sungguh tidak sabar untuk mencoba cokelat panas terlezat itu, apalagi antrean di depannya masih panjang.

“Aku juga sama dengan yang lain, yaitu pembeli. Jadi aku harus mengantre,” ujar Weli.

“Tapi, aku sudah ingin cepat-cepat merasakan cokelatnya,” rengek Foci. “Kalau menunggu antrean, terlalu lama.”

“Sabar, nanti juga kita akan mendapat giliran untuk membeli,” ucap Weli.

Foci sebal. Ia tidak ingin antre. Berdiri lama-lama di antara barisan itu melelahkan. Kakinya pegal.

“Jika kamu keluar dari barisan, tempatmu akan diambil oleh pengantre yang lain,” kata Weli.

Baca juga :
Belajar Rasi Bintang
Bero Beruang Penyuka Rasberi
Biji dari Nyonya Ros Bangau

Foci tidak mau itu terjadi. Ia sudah sangat penasaran dengan rasa cokelat Tuan Grey. Selezat apa sih cokelat panas Tuan Grey, sampai para hewan mau mengantre panjang.

Makin dekat dengan tempat Tuan Grey meracik cokelatnya, aroma cokelat yang manis dan harum makin tercium oleh Foci dan Well, membuat Foci makin penasaran. Berbeda dengan Weli, ia sudah biasa merasakan cokelat itu.

Akhirnya, tiba giliran Foci dan Weli untuk dilayani. Tuan Grey menyapa dengan ramah, “Hei, Weli, kamu datang bersama temanmu?”

“Iya, Paman Grey. Dia Foci Sapi, siswa pindahan di sekolahku. Dia sungguh penasaran dengan rasa cokelat panas buatan Paman,” ujar Weli.

“Sebentar, akan kubuatkan dua cokelat panas.” Dengan cekatan, Tuan Grey membuatkan dua gelas cokelat panas dan memberikannya kepada Weli.

“Ini uangnya, Paman,” ucap Weli seraya memberikan uang kepada pamannya itu.

“Tidak usah. Uangnya kamu simpan saja untuk membeli yang lain,” kata Tuan Grey.

“Terima kasih,” ucap Weli dan Foci dengan riang.

Weli memberikan segelas cokelat panas untuk Foci dan mereka keluar dari antrean. Foci segera mencoba cokelat panas itu. Barumencicipi sedikit, is langsung berseru, “Enak sekali!”

“Tentu saja. Kamu tahu, Foci, mengapa cokelat di kedai kopi Tuan Grey sangat lezat?” tanya Weli.

“Pasti karena biji cokelatnya pilihan, ‘kan?” jawab Foci.

“Memang benar. Tetapi, ada rahasia lain,” kata Weli.

“Apa itu?” tanya Foci penasaran.

“Rahasia kelezatan cokelat panas Tuan Grey adalah karena cokelat panas tersebut merupakan basil clari kesabaran kita mengantre. Jadi, ketika kita meminumnya, kita merasa bahagia karena sudah bisa bersabar,” jelas Weli sambil mengacungkan jempolnya. “Kamu hebat sudah bisa ber­sabar, Foci.”

“Hehehe. Aku juga merasa bangga karena sudah bisa bersabar,” ucap Foci.

Foci menyeruput cokelatnya sampai habis. Rasa cokelatnya memang membuat ketagihan. Besok, Foci siap bersabar untuk mengantre demi mendapat cokelat panas Tuan Grey lagi.

Pesan Moral : Mengantri akan melatih kesabaranmu.

Selain Cerita Fabel Hewan Rubah : Kedai Cokelat Tuan Grey, baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/ .

Wisata Candi di Indonesia Yang Wajib Anda Kunjungi

Majapahit adalah kerajaan yang berpusatkan di wilayah Jawa Timur Indonesia. Kerajaan majapahit adalah kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia dan menurut kitab Negarakertaagama kekuasaan majapahit meliputi Jawa, Sumatra, Semananjung malaya, Kalimantan sampai Indonesia Timur (meskipun ini masih diperdebatkan). Candi di Daerah Trowulan, Mojokerto merupakan Candi peninggalan kerajaan termegah dan terbesar di indonesia. Ada banyak sekali Candi di sana, mungkin masih ada yang belum di temukan.

Wisata Candi di Indonesia Yang Wajib Anda Kunjungi

Wisata Candi di Indonesia Yang Wajib Anda Kunjungi
Wisata Candi di Indonesia Yang Wajib Anda Kunjungi

Adapun beberapa Daftar Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit, Trowulan Mojokerto adalah sebagai berikut :

Candi Tikus

Saat ini untuk menuju ke lokasi sudah mudah karena jalannya sudah beraspal. Posisi Candi tukus berada di Dukuh Dinuk, Desa Temon, Kec Trowulan, Kab Mojokerto, Propinsi Jawa Timur.

Candi ini ditemukan pada 1914 namun tidak tuntas dan lanjut di galih pada tahun 1984 hingga tahun 1985. Sampai saat ini candi tikus tersebut belum diketahui fungsinya. Dan awal dinamakan candi tikus karena sebelum di temukan, tanah tersebut merupakan gundukan tanah yang didalamnya adalah sarang dari tikus yang menyerang tanaman warga.

Candi Brahu

Candi Brahu terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi Brahu di bangun dengan kultur Budha dan ada yang mengatakan candi ini berusia lebih tua dari candi – candi yang ada di daerah Trowulan.

Konon candi Brahu adalah tempat pembakaran jenazah para raja di zamannya. Namun dalam penelitihan tidak ada pakar yang berhasil menemukan bekas abu jenazah pada bilik candi ini.

Kolam Segaran

Kolam segaran ini terletak cukup dekat dengan jalan raya Jombang – Surabaya. Tepatnya berada tepat di Trowulan, Des. Trowulan, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto.

Kolam segaran ini ditemukan pada tahun 1926 oleh seorang warga belanda yang bernama Ir. Henri Maclaine Pront. Namun baru di pugar pada tahun 1966, namun belum tuntas. Kemudian pemugaran dilanjutkan secara total pada tahun 1974.

Fungsi dari kolam ini masih tanda tanya, belum di ketahui secara pasti fungsi dari kolam ini. Namun cerita rakyat yang beredar, ini merupakan tempat untuk menjamu tamu atau tempat sebagai jalan – jalan para tamu. Konon ini juga sebagai kolam untuk pembuangan piring, mangkuk, sendok dan gelas kotor sisa jamuan, konon peralatan tersebut terbuat dari emas. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan ke tamu betapa kayanya kerajaan Majapahit ini.

Namun kalau dilihat dari berbagai arah kolam ini diduga berfungsi untuk mengairi sawah-sawah sekitar. Hal ini terlihat karena terdapat saluran air yang masuk dan keluar dari pusat kolam segaran. Penelitihan lain juga mengatakan kalau fungsi dari kolam segaran ini adalah untuk menambah kelembapan Kerajaan Majapahit agar lebih sejuk.

Candi Bajang Ratu

Candi ini merupakan gapuro untuk penghormatan Raja Jayanegara. Candi ini dibangun pada abat ke 14 dan Candi ini adalah salah satu sejarah di masa kejayaan kerajaan Majapahit.

Untuk menuju ke lokasi Candi Bajang Ratu, Kalau anda dari arah surabaya, silakan belok kiri di perempatan Trowulan, lurus saja, kolam segaran lurus terus, lalu belok kiri lagi di perempatan pertama (kalau lurus adalah arah ke pendopo Agung).

Candi Gentong

Ini merupakan candi yang tidak memiliki bentuk, terkesan hanya gundukan tanah dan batu bata. Namun ini merupakan salah satu sejarah adanya kerajaan Majapahit.

Candi Gentong terletak dekat dengan Candi Brahu yang hanya berjarak sekitar 10 Meter saja. Meskipun keadaan candi seperti itu, candi ini tetap banyak yang mengunjungi, karena Candi ini masih bersejarah.

Mahavihara (Budha Tidur)

Lokasi Maha Vihara Mojopahit Trowulan terletak disekitar 300 meter dari tepi Jalan Raya Mojokerto-Jombang. Tempat ini terkesan hijau dan rapi, bangunan utama pada vihara berbentuk Joglo khas Arsitektur jawa.

Di kiri bagian belakang terdapat patung budha tidur berukuran besar, patung ini merupakan patung terbesar ketiga di Dunia, setelah Nepal dan Thailand. Patung ini memiliki panjang mencapai 22 meter, dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter.

Pendopo Agung

Pendopo Agung Trowulan Mojokerto di bangun pada tahun 1964 – 1973  di Nglinguk, Trowulan oleh Kodam V Brawijaya. Konon Lokasi ini adalah tempat Mahapatih Gajahmada mengucapkan sumpah palapa.

Tempat ini sangat sejuk dan teduh, sehingga banyak sekali yang berkunjung dan sekedar beristirahat. Sesaat setelah Anda masuk melewati gerbang terdapat Arca Mahapatih Gajahmada.

Dibagian depan terdapat juga patung Raja Brawijaya sebagai penguasa terakhir kerajaan Majapahit. Kalau Anda masuk ke belakang pendopo, terdapat petilasan panggung dan dipercaya tempat ini adalah tempat dimana Raden Wijaya melakukan semedi.

Dari beberapa di atas, maaf kalau ada candi yang tidak kami jelaskan. Kalau Anda ingin informasi lengkap mengenai daftar candi beserta peninggalannya Anda bisa mengunjungi Musium Trowulan Mojokerto, lokasinya adalah sangat dekat dengan Kolam Segaran, yaitu di seberang jalannya. Di dalam musium Anda akan menemukan banyak sekali peninggalan kerajaan Mojopahit baik itu kendi, piring, arca, batu kuno dan lainnya.

Di musium Anda juga bisa melihat peta dari semua candi yang ada di Trowulan Mojokerto. Oke mungkin ini yang bisa kami informasikan mengenai Wisata Candi di Indonesia Yang Wajib Anda Kunjungi, semoga informasi ini bisa menambah wawasan Anda dalam mengenal sejarah.

Baca juga info travel terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/

Pin It on Pinterest