Cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu

Halo semua, kali ini judulnya cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu yang tokoh utamanya adalah Kakek Han Kura-Kura dan Piy Kura-Kura. Bakalan seru loh ceritanya dan ada pesan baik untuk teman-teman semua. Yuk langsung kita baca!

Cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu
Cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu

Cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu

Liburan kali ini, rumah Kakek Han Kura-­Kura ramai sekali. Cucunya dari seluruh penjuru dunia datang mengunjunginya. Kakek Han berumur 100 tahun. Jadi, cucunya sangat banyak. Salah satu cucunya adalah Piy Kura-Kura Kecil.

Kakek Han terkenal tepat waktu. Kakek Han bahkan selalu membawa jam saku untuk mengingatkannya.

Di rumah Kakek Han, cucunya pun harus tepat waktu. Pukul enam, mereka harus sudah berkumpul untuk minum teh. Tetapi, Piy melewatkan minum teh karena telat bangun.

“Aku tidak terlalu suka teh, lebih baik aku tidur saja,” pikir Piy pagi itu. Lalu dia menarik selimutnya dan tidur lagi.

Karena Piy tidur lagi, dia jadi terlambat sarapan. Cucu-cucu Kakek Han sudah selesai makan ketika Piy datang. Piy melihat makanan hanya tersisa sedikit.

“Kakek, apa tidak ada makanan lagi? Ini tinggai sedikit,” kata Piy dengan cemberut.

“Setelah memasak sarapan, Nenek Han pergi ke rumah sahabatnya yang sakit. Dia akan membawa makanan siang nanti. Jadi, kamu harus menunggu makan siang nanti,” kata Kakek Han.

Kakek Han kemudian mengajak cucu-­cucunya menuju danau. Piy mengikuti dengan kesal.

“Kita berkumpul di sini pukul dua belas, ya. Kalian boleh bermain, tapi jangan jauh­jauh,” nasihat Kakek Han.

Sesaat kemudian, Piy melihat kupu-­kupu. Ia berniat untuk menangkapnya. Ia pun mengejar kupu-kupu itu dan menjauh dari Kakek Han. Tetapi, Piy tidak bisa menangkapnya. Yang Piy dapatkan justru hanya rasa lelah dan kepanasan.

“Lebih baik aku berenang saja. Wah! Teratai-teratainya cantik sekali,” ucap Piy.

Piy pun berenang di danau. Olala, ia jadi lupa waktu. Sudah pukul satu siang ketika Piy kembali ke Kakek Han. Piy menjadi kesal ketika ternyata makan slang sudah selesai. Semua makanan habis tidak tersisa.

“Kakek Han!” teriak Piy. “Kenapa makanannya tidak disisakan untukku?”

“Makanya, kamu harus tepat waktu,” kata Kakek Han. “Cucu-cucuku, ayo pulang!”

Baca juga :
Cerita Fabel Anjing : Jiji Si Anjing Terrier
Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam
Cerita Fabel Anak : Bunga Kolam

Sesampainya di rumah, Piy ingin mengadu kepada Nenek Han. Tetapi, Nenek Han tidak ada. Mungkin Nenek Han kembali ke rumah sahabatnya yang sakit setelah memasak.

“Kalian boleh tidur siang. Nanti sore, berkumpul lagi untuk minum teh,” kata Kakek Han. Piy pun terpaksa tidur dengan perut kelaparan.

Sore harinya, Piy mendengar suara saudara-saudaranya yang bergegas untuk minum teh. Piy sebenarnya tidak ingin bangun, karena dia tidak suka teh. Tetapi, Piy bangun. Lebih baik dia minum teh daripada tidur lagi dan melewatkan makan malam.

Ternyata kegiatan minum teh sangat mengasyikkan. Kakek Han melanjutkan ceritanya tadi pagi mengenai sahabatnya, Urey Dinosaurus.

“Cerita awalnya bagaimana?” tanya Piy Kura-kura di tengah cerita.

“Awal cerita sudah Kakek ceritakan tadi pagi. Kamu melewatkannya, Piy,” jawab Kakek Han.

Kakek Han kembali bercerita. Ah, Piy merasa kecewa karena melewatkan cerita awai Kakek tadi pagi.

Karena terlalu asyik mendengarkan cerita Kakek Han, tidak terasa waktu makan malam tiba. Nenek Han sudah menyiapkan makanan-makanan yang lezat. Piy sangat lahap memakan makanannya.

“Besok jangan lupa bangun pukul enam untuk minum teh,” kata Kakek Han.

“Siap!” teriak cucu-cucunya.

“Siap!” teriak Piy telat dengan mulut yang penuh makanan. Dalam hatinya, is berteriak, “Kamu harus tepat waktu, Piy!”

Pesan Moral : Berusahalah belajar tepat waktu walaupun sulit.

Selain Cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu, baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/.

3 pemikiran pada “Cerita Fabel Kura-Kura : Kakek Tepat Waktu”

Tinggalkan komentar

Pin It on Pinterest