Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam

Halo semua, kali ini judulnya cerita fabel bergambar : Hutan Huhusa Menghitam yang bercerita tentang Robert Tikus, Rosi Tupai dan Kaci Kancil, bakalan seru loh ceritanya dan ada pesan baik untuk teman-teman semua. Yuk langsung kita baca!

Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam
Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam

Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam

Pepohonan menghitam. Bunga-bunga juga turut menghitam. Jamur-jamur merah bahkan kini jadi hitam.

“Ada apa ini?” tanya Robert Tikus Kota.

Hutan Huhusa sungguh amat berbeda. Tempat tinggalnya dulu sebelum pindah ke kota itu kini menyedihkan. Tidak ada warna cerah yang ia rindukan. Hanya ada warna gelap.

Robert pun menemui kawannya, Rosi Tupai. Ia menanyakan penyebab Hutan Huhusa menghitam.

Rosi Tupai bercerita, “Tepat setahun lalu, kebakaran melenyapkan Hutan Huhusa dan para hewan lari menyelamatkan diri. Ada beberapa yang mati terbakar. Ada beberapa pula yang lari ke selatan, utara, dan segala arah. Semuanya sudah berpencar.”

“Oh, Tuhan! Menyedihkan sekali.” Robert menitikkan air mata, membayangkan api berkobar menghanguskan Hutan Huhusa.

“Iya, sangat menyedihkan. Namun, aku tetap tinggal di hutan ini. Aku menunggumu kembali, Robert. Aku tahu, kamu sangat cerdas. Aku yakin, kamu bisa membalas manusia-manusia yang menyebabkan semua ini,” tutur Rosi.

“Jadi, kebakaran itu adalah ulah manusia? Tetapi Rosi, kita tidak bisa mem­balas manusia. Mereka sangat kuat,” ucap Robert.

Rosi kesal mendengar itu. “Bukankah kamu sudah hidup bersama manusia cukup lama? Kamu pasti tahu kelemahan mereka. Kita harus membalas mereka.”

“Tidak! Kita tidak akan menang! Kita harus mencari cara lain.” Robert mengem­buskan napas. Ia berpikir, apa yang harus dilakukannya. “Kita perlu meminta bantuan Kakek Kaci Kancil. Ia guruku yang sangat bijak. Ia pasti bisa membantu kita.”

Rumah Kakek Kaci cukup jauh, yakni di sebuah gua. Ketika sampai di gua itu, Kakek Kaci sedang duduk di kursi goyang. Cucu Kakek Kaci, Reka, sedang pergi mencari makan.

Robert dan Rosi pun bergantian bercerita. Mereka meminta saran. Sayangnya, karena kebakaran di Hutan Huhusa, Kakek Kaci jadi tidak bisa bicara. Itu karena saat ia melarikan diri, sebuah kayu mengenai lehernya. Untung saja Kakek Kaci bisa selamat.

Baca juga :
Cerita Fabel Kelinci : Diikuti Awan
Cerita Fabel Gajah : Gagi dan Kehebatannya
Cerita Fabel Hewan Rubah : Kedai Cokelat Tuan Grey

Kakek Kaci memberikan sebatang ranting untuk Robert dan sekantong biji­-bijian untuk Rosi. Robert dan Rosi bingung menerimanya. Bahkan ketika sampai di Hutan Huhusa, Robert dan Rosi masih belum bisa mengerti. Apa maksud Kakek Kaci memberikan ranting dan biji-bijian itu?

“Aku tahu!” teriak Robert.

Robert naik ke batu berbentuk lingkaran dan duduk. Digenggamnya erat ranting pemberian Kakek Kaci. “Ranting ini akan kutanam di Hutan Huhusa. Aku ingat, Kakek Kaci pernah cerita bahwa beliau punya ranting ajaib yang jika ditanam, akan menjadi pohon.”

“Tapi, kita butuh banyak pohon untuk mengembalikan Hutan Huhusa seperti dulu,” ucap Rosi.

“Ketika ranting ini jadi pohon, kita ambil ranting-ranting di pohon itu dan menanamnya kembali. Akan banyak pohon yang tumbuh. Biji-biji di kantong itu juga kita tanam,” jelas Robert.

“Kau memang cerdas, Robert!” Rosi duduk di samping Robert. “Besok, kita bisa meminta bantuan kawan-kawan yang lain.”

Robert mengangguk. Ia dan Rosi me­natap Hutan Huhusa yang menghitam. Lama-kelamaan, Hutan Huhusa diterpa cahaya langit senja yang kekuning-kuningan. Hutan Huhusa pun menjadi hitam sempurna ketika matahari tertidur.

Robert dan Rosi berharap, usaha mereka untuk mengembalikan Hutan Huhusa yang indah dapat berhasil, dan tidak ada lagi kebakaran di Hutan Huhusa.

Pesan Moral : Mari menanam pohon dan jaga hutan kita dengan baik.

Selain Cerita Fabel Bergambar : Hutan Huhusa Menghitam, baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/.

Tinggalkan komentar

Pin It on Pinterest