Boneka Tikus Salju untuk si Def

Adik-adik yang baik, cerita fabel anak kali ini akan bercerita tentang tikus yang judulnya “Boneka Tikus Salju”. Nah adik-adik yuk kita baca saja cerita anak fabelnya.

Pagi itu, salju menutupi Negeri Tikus, membuat langkah Jili Tikus tercetak pada salju-salju putih di sepanjang jalan. Jili terus berjalan menuju rumah sahabatnya, Def Tikus. Namun, sesampainya di sana, ternyata rumah Def masih tertutup seperti kemarin.

“Def, ayo keluar! Kita main bola salju, yuk!” teriak Jili dengan keras. Tapi, tidak ada jawaban. Jili mengulangi teriakannya itu, namun nihil, tidak ada jawaban.

Jili Tikus mengembuskan napas. Ia tahu bahwa Def ada di dalam rumah. Def selalu di dalam rumah. Dia tidak pernah keluar rumah lagi semenjak ibunya meninggal dua hari yang lalu. Keluarga yang Def punya satu­ satunya itu telah pergi. Tentu Def merasa sangat sedih.

Jili selalu ingat ucapan Def ketika ibunya dimakamkan, “Aku tidak punya keluarga lagi. Aku sebatang kara.” Mengingat ucapan itu membuat Jili turut sedih.

“Aku tidak boleh sedih. Aku harus bisa membuat Def kembali ceria!” seru Jill, berusaha untuk tidak sedih.

Namun, Jili jadi bingung. “Bagaimana aku bisa membuat Def kembali ceria?”

Jili menatap gundukan-gundukan salju di sekitarnya. Biasanya, dia dan Def suka sekali bermain lempar-lemparan bola salju. Lalu karena terlalu lama bermain, mendiang ibu Def akan menyuruh mereka berhenti bermain.

Kala itu, Def akan berkata kepada mendiang ibunya, “Sebentar lagi! Aku belum membuat boneka tikus salju sebesar manusia untuk ibu! Aku janji, setelah selesai, kami masuk ke rumah.”

Jili Tikus sungguh rindu saat-saat itu. Tiba-tiba, ia mendapat ide. “Eh, sebentar, boneka tikus salju sebesar manusia? Apa aku membuat itu saja? Tapi, itu tidak mungkin. Sampai salju mencair, aku yang kecil ini tidak mungkin bisa membuat boneka tikus salju sebesar manusia.”

Jili mencoba mencari akal. “Ah, pasti bisa! Aku pasti bisa membuat boneka tikus salju sebesar manusia dengan bantuan teman-teman.”

Jili pun segera menceritakan idenya tersebut kepada teman-temannya. Mereka awalnya ragu, tidak yakin apakah mereka bisa membuatnya atau tidak. Tetapi, demi mengembalikan keceriaan Def, mereka mau mencobanya.

Mereka membuat boneka tikus salju di danau yang berubah jadi es. Tikus-tikus itu membagi tugas. Ada yang mengumpulkan salju, ada yang membuat boneka salju. Dari pagi sampai sore hari, mereka tidak berhenti membuatnya. Hingga malam harinya, boneka tikus salju sebesar manusia itu akhirnya jadi.

[Baca juga : Beli Beruang Bersih-Bersih]

“Ayo! Ikut aku, Def!” Jili Tikus memaksa Def keluar rumah. Dia menggandeng tangan Def ke danau yang berubah jadi es.

“Lihat itu!” Jili Tikus menunjuk ke boneka tikus salju sebesar manusia.

Def tidak bisa berkata-kata. Ia tersenyum bahagia melihat boneka tikus salju sebesar manusia itu. Besarnya lima puluh kali lipat dari tubuh Def. Hidungnya dari buah anggur, kedua telinganya dari kayu, sepasang matanya dari daun, kedua tangan dan satu ekornya dari ranting.

Def mendekati boneka salju itu. “Aku merasa boneka salju ini mirip ibuku. Ada bunga di telinga boneka salju ini, dan mendiang ibuku suka sekali memakai bunga di telinganya.”

Kawan-kawan tikus berbaris di depan boneka tikus salju dan berkata, “Kamu tidak sendirian, kami keluargamu.”

Betapa terharunya Def. Dia menangis dan memeluk Jili. Semua tikus memeluk mereka.

“Ibu, aku balk-balk saja. Aku tidak sendirian, aku punya banyak keluarga,” ucap Def. Jili merasa senang karena akhirnya dia bisa menghibur Def, sahabatnya.

Pesan Moral : Ketika teman bersedih dan berduka, kamu harus selalu ada di sisinya dan menghiburnya.

Baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/

Satu pemikiran pada “Boneka Tikus Salju untuk si Def”

Tinggalkan komentar

Pin It on Pinterest