Cerita Fabel Anak : Anak-Anak Nyonya Desi Bebek

Cerita fabel anak ini berjudul “Anak-Anak Nyonya Desi Bebek” dengan karakter hewan bebek yang dijadikan sebagai tokoh dalam cerita fabel ini. Dan cerita fabel anak kali inipun memiliki pesan moral didalamnya. Yuk kita membaca bersama.

Cerita Fabel Anak : Anak-Anak Nyonya Desi Bebek

Cerita Fabel Anak : Anak-Anak Nyonya Desi Bebek
Cerita Fabel Anak : Anak-Anak Nyonya Desi Bebek

Ibu akan mengajak kalian ke danau,” kata Nyonya Desi bebek kepada empat anaknya yang amat lucu dan lincah.

“Hore!” teriak keempat anaknya.

Nyonya Desi pun berjalan di depan. Empat anaknya mengikuti di belakang. Sesampainya di danau, keempat anaknya terpukau. Wah! Danaunya cantik sekali. Banyak bunga teratai yang sedang mekar. Tanpa membuang waktu, mereka segera berenang di danau.

Sayangnya, kesenangan itu lenyap seketika saat tiba-tiba keempat anak bebek bertengkar. Setiap anak bebek menganggap dirinya paling hebat dibandingkan saudaranya yang lain.

“Lihat ini!” seru Kiki, anak bebek pertama, sambil menarik kuat sulur tanaman dengan paruhnya sampai tanaman itu tercabut. “Paruhku sangat kuat! Aku sangat hebat!”

“Ah, itu biasa! Lihat ini, aku pintar menarik sahut Kiro, anak bebek kedua, yang sedang berputar di permukaan air sambil mengepakkan sayapnya. Tariannya memang sangat cantik.”

“Ah, itu tidak ada apa-apanya! Lihat aku!” teriak Kipo, anak ketiga. Dia menyelam ke dalam air dan keluar dengan paruh mengigit ikan. la memakan ikan itu, lalu berkata, “Aku anak Nyonya Desi yang paling hebat. Aku sangat pintar mencari ikan.”

Ketiga bebek itu lalu menatap Kica, anak keempat. Kica hanya kebingungan, tidak tahu akan menunjukkan apa.

“Kamu tidak pintar apa pun, Kica?” tanya Kipo.

“Em, aku bisa..,” jawab Kica dengan pelan. Padahal dia sendiri tidak tahu apa kelebihannya.

“Bisa apa?” tanya Kiki penasaran. “Selama ini hanya hal-hal konyol yang kamu lakukan.”

“lya! Menangkap cacing saja kamu tidak pernah bisa,” sahut Kiro.

[Baca juga : Belajar Rasi Bintang]

Kica menatap ke atas. Dia melihat capung-capung terbang. “Aku memang tidak bisa menangkap cacing. Tapi, aku akan menangkap capung-capung itu,” ujar Kica seraya menunjuk capung-capung di atasnya.

“Benarkah?” tanya Kiki, tak percaya.

“Itu susah sekali. Coba buktikan!” seru Kiro.

Kica merasa ragu-ragu. Tetapi, dia tidak mau dianggap tidak memiliki kelebihan oleh saudara-saudaranya.

“Aku akan membuktikannya!” teriak Kica.

Kica lalu naik ke atas punggung Nyonya Desi. la melompat, mencoba mendapatkan capung-capung itu. Tapi, rupanya capung­-capung itu terbang dengan gesit. Capung-­capung itu justru malah mempermainkan Kica.

Kica merasa sebal. la berusaha melompat lebih tinggi, namun… byuurr! Olala, Kica terpeleset dari punggung Nyonya Desi dan terjatuh ke air.

Ketiga saudara Kica tertawa. Nyonya Desi juga tertawa. Ah, betapa malunya Kica.

“Aku benar-benar tidak bisa apa-apa,” ucap Kica dengan sedih.

“Kamu lucu, Kica!” kata Kiro. Kedua saudaranya mengangguk setuju.

“Jangan sedih, Kica sayang. Kamu juga sangat hebat! Kamu pintar sekali membuat ibu dan saudara-saudaramu tertawa,” sahut Nyonya Desi.

“Kami senang ketika kamu melakukan hal konyol. ltu membuat kami terhibur!” puji Kiki.

“Semua anak ibu punya keahlian masing-­masing. Semua anak ibu hebat! Ayo, peluk ibu!” seru Nyonya Desi. Kiki, Kiro, Kipo, dan Kica pun memeluk Nyonya Desi.

Pesan Moral : Semua anak itu hebat dan punya keahlian masing-masing.

Baca juga cerita anak terbaik kami lainnya. Dan jangan lupa untuk terus ikuti kami di facebook kita yah https://www.facebook.com/katakatakitadotcom/

2 pemikiran pada “Cerita Fabel Anak : Anak-Anak Nyonya Desi Bebek”

Tinggalkan komentar

Pin It on Pinterest